Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Harapan, dari Alice in Borderland

Gambar
Alice in Borderland   sumber : Netflix Series gelap dari Alice in Wonderland ini memiliki genre thriller psycological yang di adaptasi dari manga karya Haro Aso yang berjudul sama yaitu Imawa no Kuni no Arisu. Drama ini menyajikan suguhan psikologikal gelap dari sisi hidup manusia. Cinta, pertemanan, keluarga, kekuasaan, keputusasaan, dendam dan yang terakhir adalah harapan, ya dari semua sifat manusia tersebut film ini merujuk kepada satu kesimpulan yaitu harapan. Cerita dalam film ini mengisahkan tokoh utama Arisu (re:Alice) bersama dengan dua sahabatnya Kusabe dan Chota yang masuk kedalam dunia paralel disebut sebagai Borderland ketika mereka hendak bersembunyi dari polisi di toilet Shibuya Station.

Angan-mu udah keren kok!

Gambar
bilikkreatif.co Tulisan ini dibuat pada saat jam makan siang di dalam ruangan kantor container yang berukuran tidak lebih dari kontrakan 3 juta kosongan yang dulu pernah saya singgahi, bedanya toiletnya diluar. Sambil makan saya merenung teringat lagu Jam Makan Siang milik Hindia, saya putuskan setelah makan siang saya ingin mendengarkannya lagi. begini kira-kira liriknya ' Tentang angan-anganku di jam makan siang, di saat semua orang berjuang, di ladang yang gersang, haus yang mengiang terus merasa kurang' , oke saya teguk dulu segelas air mineral yang sudah disiapkan, seret juga ternyata. Lantas mengapa dengan semua angan-angan? apa angan itu adalah anganku anganmu seperti duetnya Raisa dan Isyana? ah ngelindur lu mi, mana mungkin anganmu pernah bersinggungan dengannya. Sebentar, dirasa ini sudah terlalu jauh dalam ranah spiritual romantisme, saya cukupkan karena kisahnya tak ada yang lebih baik dari prosa-prosa pujangga dan khawatir hanya akan menjadi anekdot seperti y...