Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Takjub Namun Tertunduk

Gambar
Saya mengerti pasti ada saja sebagian orang yang menggerutu tentang pembangunan bangsa ini, pun juga saya yang masih fakir ilmu sering kali berhadapan dengan kenyataan saya tidak memiliki apa-apa dan saya bukan siapa-siapa tapi saya punya harapan untuk menjadi bagian dari sejarah bangsa ini, tentunya sejarah yang benar-benar hakiki, bukan sekelabat kasus-kasus yang membuat pusing sepenjuru negeri.

Menyayangi dalam dienul islam

Suatu hari, Umar sedang duduk di bawah pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Di sekelilingnya, para sahabat sedang asyik mendiskusikan sesuatu. Tiba-tiba datanglah 3 orang pemuda. Dua pemuda memegangi seorang pemuda lusuh yang diapit oleh mereka. Ketika sudah berhadapan dengan Umar, kedua pemuda yang ternyata kakak beradik itu berkata : "Tegakkanlah keadilan untuk kami, wahai Amirul Mukminin!" "Qishashlah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatan pemuda ini !". Umar segera bangkit dan berkata : "Bertakwalah kepada Allah, benarkah engkau membunuh ayah mereka, wahai anak muda?" Pemuda lusuh itu menunduk sesal dan berkata : "Benar, wahai Amirul Mukminin." "Ceritakanlah kepada kami kejadiannya.", tukas Umar. Pemuda lusuh itu kemudian memulai ceritanya : "Aku datang dari pedalaman yang jauh, kaumku memercayakan aku untuk suatu urusan muammalah untuk kuselesaikan di kota ini. Sesampainya aku di kota ini, ku ikat untaku p...

Optimisme dari Faktanya Negeri dan Banten

Sebuah bangsa yang merdeka terluntang-lantung memijakan kakinya di tanah air sendiri,mengais kewibawaan yang terlucuti. Merdeka atau mati sebagai slogan usang hanya ditujukan untuk penjajah yang kasat mata, namun entah bagaimana dengan yang tidak kasat mata. Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk melemahkan dan menjajah suatu negeri di era milenial ; 1.        Kaburkan sejarahnya 2.        Hancurkan bukti sejarah agar tidak bisa dibuktikan kebenarannya 3.        Putuskan hubungan mereka dengan leluhurnya, katakan bahwa leluhurnya itu bodoh dan primitif (Juri Lina, Swedia, 2004)

Bungur Pucung Sejenak

Gambar
Perjalanan panjang untuk mencapai Provinsi Banten ditempuh untuk memenuhi undangan saudara terdekat dalam wacana akad nikah, tak ingin terlewat khidmatnya prosesi tersebut maka kami berserta keluarga besar berangkat ke tempat tersebut. Provinsi DKI Jakarta memang berbatasan langsung dengan provinsi pemekaran dari Jawa Barat tersebut, bersyukur bahwa kenyataan menempuh perjalanan tersebut sudah dipermudah dengan akses toll yang dapat dikendarai dengan berpacunya mobil. Penulis pun familiar dengan perjalanan tersebut sebab jalan tersebut merupakan jalan yang penulis lewati menuju salah satu kampus di Ibukota Provinsi Banten tersebut.