Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Scout Mindset

Scout yang kita kenal di Indonesia adalah gerakan pramuka yang tujuan akhirnya adalah terbentuknya watak, akhlak dan budi perketi luhur. Dalam terjemahan yang lain scout adalah seseorang yang mengumpulkan informasi mengenai pemetaan medan, dan mengindentifikasi potensi hambatan seakurat mungkin. Korelasi antar keduanya menggambarkan bahwa seorang scout berada pada posisi netral, yakni tidak menyerang dan tidak pula bertahan yang menggambarkan sebuah watak down to earth. Julia Galef dalam pemaparannya di TedX mencoba memberikan gambaran lebih dalam kehidupan kita dengan menempatkan Scout sebagai mindset.

Pilihlah Pemimpin

Mengingat sejarah merupakan refleksi kita terhadap apa yang terjadi di masa lampau untuk mengingat dan melampaui apa yang telah di capai oleh pendahulu kita ataupun sebagai pengingat bahwa ada batasan-batasan yang memang telah di sampaikan oleh pendahulu kita. Namun apakah pesan-pesan yang disampaikan tersebut masih dapat relevan dengan situasi dunia saat ini yang lebih dinamis? Memantik pertanyaan tersebut maka terdapat satu kalimat oleh bapak pendiri bangsa ini yang dapat di diskusikan. Soekarno berkata “Ingatlah, Ingatlah ingat pesanku lagi. Jika engkau mencari pemimpin, carilah pemimpin yang dibenci, ditakuti atau dicacimaki asing. Karena itulah yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu diatas kepentingan asing itu. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuji-puji asing, karena ia akan memperdayaimu.”

ASN itu Aparatur Sering Nyebelin

Gambar
ASN itu Aparatur Sering Nyebelin Dari sekian kali pikiran yang mau gue tulis selalu gue urungkan untuk di publish, tapi kali ini beda karena cukuplah diri ini begah dan gerah saatnya pula mengedukasi agar tidak terjadi lagi hal yang kurang berkenan. Re-evaluasi sering kali dilakukan oleh pemerintah secara berkala untuk meningkatkan kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan tujuan memberikan experience dan kepuasan atas layanan dan kemudahan yang diberikan untuk rakyat. Jelas dasar Negara kita mengamini hal tersebut yang dapat dikhayati pada Pancasila sila ke 4 sampai dengan ke 5, dua sila ini sangat rentan menimbulkan kisruh akibat kurang puasnya masyarakat akibat consensus pelayanan ASN yang tidak semestinya. Kali ini akan dikerucutkan pada salah satu ASN Negara yakni Kepolisian. Apa yang terlintas dalam benak lu jika dengar Aparatur Negara yang satu ini? Berang? Adem Ayem? Atau bahkan kalian apatis karena belum pernah kedapatan tertilang secara ghoib?. Ya ulasan kali ini gue a...