Postingan

Harapan, dari Alice in Borderland

Gambar
Alice in Borderland   sumber : Netflix Series gelap dari Alice in Wonderland ini memiliki genre thriller psycological yang di adaptasi dari manga karya Haro Aso yang berjudul sama yaitu Imawa no Kuni no Arisu. Drama ini menyajikan suguhan psikologikal gelap dari sisi hidup manusia. Cinta, pertemanan, keluarga, kekuasaan, keputusasaan, dendam dan yang terakhir adalah harapan, ya dari semua sifat manusia tersebut film ini merujuk kepada satu kesimpulan yaitu harapan. Cerita dalam film ini mengisahkan tokoh utama Arisu (re:Alice) bersama dengan dua sahabatnya Kusabe dan Chota yang masuk kedalam dunia paralel disebut sebagai Borderland ketika mereka hendak bersembunyi dari polisi di toilet Shibuya Station.

Angan-mu udah keren kok!

Gambar
bilikkreatif.co Tulisan ini dibuat pada saat jam makan siang di dalam ruangan kantor container yang berukuran tidak lebih dari kontrakan 3 juta kosongan yang dulu pernah saya singgahi, bedanya toiletnya diluar. Sambil makan saya merenung teringat lagu Jam Makan Siang milik Hindia, saya putuskan setelah makan siang saya ingin mendengarkannya lagi. begini kira-kira liriknya ' Tentang angan-anganku di jam makan siang, di saat semua orang berjuang, di ladang yang gersang, haus yang mengiang terus merasa kurang' , oke saya teguk dulu segelas air mineral yang sudah disiapkan, seret juga ternyata. Lantas mengapa dengan semua angan-angan? apa angan itu adalah anganku anganmu seperti duetnya Raisa dan Isyana? ah ngelindur lu mi, mana mungkin anganmu pernah bersinggungan dengannya. Sebentar, dirasa ini sudah terlalu jauh dalam ranah spiritual romantisme, saya cukupkan karena kisahnya tak ada yang lebih baik dari prosa-prosa pujangga dan khawatir hanya akan menjadi anekdot seperti y...

Jatuh, bangkit. Terima kasih

Gambar
Udah lama banget mau lanjutin tulisan yang saya cemaskan, tapi pabji terlalu menggoda sialan memang. Masa bodo mau diharamkan, mainnya sambil dzikir saya, impas kan. Tulisan ini saya persembahkan untuk diri saya sendiri atas apa yang telah diperjuangan selama 23 tahun sampai saat ini, dan teman-teman yang selalu ada saat lu butuh saya aja kan, kampret kalian haha. Dengan segala kerendahan hati ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya, seikhlas ikhlas dan selapang lapangnya, entah apa yang akan terjadi jika saya sendiri mengambil arah lain, mungkin kita belum bersinggungan sampai saat ini. Dari saya seorang pengidap disorder anxiety akibat apa yang kita lalui, is ok bro I can handle it right now.

Scout Mindset

Scout yang kita kenal di Indonesia adalah gerakan pramuka yang tujuan akhirnya adalah terbentuknya watak, akhlak dan budi perketi luhur. Dalam terjemahan yang lain scout adalah seseorang yang mengumpulkan informasi mengenai pemetaan medan, dan mengindentifikasi potensi hambatan seakurat mungkin. Korelasi antar keduanya menggambarkan bahwa seorang scout berada pada posisi netral, yakni tidak menyerang dan tidak pula bertahan yang menggambarkan sebuah watak down to earth. Julia Galef dalam pemaparannya di TedX mencoba memberikan gambaran lebih dalam kehidupan kita dengan menempatkan Scout sebagai mindset.

Pilihlah Pemimpin

Mengingat sejarah merupakan refleksi kita terhadap apa yang terjadi di masa lampau untuk mengingat dan melampaui apa yang telah di capai oleh pendahulu kita ataupun sebagai pengingat bahwa ada batasan-batasan yang memang telah di sampaikan oleh pendahulu kita. Namun apakah pesan-pesan yang disampaikan tersebut masih dapat relevan dengan situasi dunia saat ini yang lebih dinamis? Memantik pertanyaan tersebut maka terdapat satu kalimat oleh bapak pendiri bangsa ini yang dapat di diskusikan. Soekarno berkata “Ingatlah, Ingatlah ingat pesanku lagi. Jika engkau mencari pemimpin, carilah pemimpin yang dibenci, ditakuti atau dicacimaki asing. Karena itulah yang benar. Pemimpin tersebut akan membelamu diatas kepentingan asing itu. Dan janganlah kamu memilih pemimpin yang dipuji-puji asing, karena ia akan memperdayaimu.”

ASN itu Aparatur Sering Nyebelin

Gambar
ASN itu Aparatur Sering Nyebelin Dari sekian kali pikiran yang mau gue tulis selalu gue urungkan untuk di publish, tapi kali ini beda karena cukuplah diri ini begah dan gerah saatnya pula mengedukasi agar tidak terjadi lagi hal yang kurang berkenan. Re-evaluasi sering kali dilakukan oleh pemerintah secara berkala untuk meningkatkan kinerja ASN (Aparatur Sipil Negara) dengan tujuan memberikan experience dan kepuasan atas layanan dan kemudahan yang diberikan untuk rakyat. Jelas dasar Negara kita mengamini hal tersebut yang dapat dikhayati pada Pancasila sila ke 4 sampai dengan ke 5, dua sila ini sangat rentan menimbulkan kisruh akibat kurang puasnya masyarakat akibat consensus pelayanan ASN yang tidak semestinya. Kali ini akan dikerucutkan pada salah satu ASN Negara yakni Kepolisian. Apa yang terlintas dalam benak lu jika dengar Aparatur Negara yang satu ini? Berang? Adem Ayem? Atau bahkan kalian apatis karena belum pernah kedapatan tertilang secara ghoib?. Ya ulasan kali ini gue a...

Takjub Namun Tertunduk

Gambar
Saya mengerti pasti ada saja sebagian orang yang menggerutu tentang pembangunan bangsa ini, pun juga saya yang masih fakir ilmu sering kali berhadapan dengan kenyataan saya tidak memiliki apa-apa dan saya bukan siapa-siapa tapi saya punya harapan untuk menjadi bagian dari sejarah bangsa ini, tentunya sejarah yang benar-benar hakiki, bukan sekelabat kasus-kasus yang membuat pusing sepenjuru negeri.

Menyayangi dalam dienul islam

Suatu hari, Umar sedang duduk di bawah pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Di sekelilingnya, para sahabat sedang asyik mendiskusikan sesuatu. Tiba-tiba datanglah 3 orang pemuda. Dua pemuda memegangi seorang pemuda lusuh yang diapit oleh mereka. Ketika sudah berhadapan dengan Umar, kedua pemuda yang ternyata kakak beradik itu berkata : "Tegakkanlah keadilan untuk kami, wahai Amirul Mukminin!" "Qishashlah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatan pemuda ini !". Umar segera bangkit dan berkata : "Bertakwalah kepada Allah, benarkah engkau membunuh ayah mereka, wahai anak muda?" Pemuda lusuh itu menunduk sesal dan berkata : "Benar, wahai Amirul Mukminin." "Ceritakanlah kepada kami kejadiannya.", tukas Umar. Pemuda lusuh itu kemudian memulai ceritanya : "Aku datang dari pedalaman yang jauh, kaumku memercayakan aku untuk suatu urusan muammalah untuk kuselesaikan di kota ini. Sesampainya aku di kota ini, ku ikat untaku p...

Optimisme dari Faktanya Negeri dan Banten

Sebuah bangsa yang merdeka terluntang-lantung memijakan kakinya di tanah air sendiri,mengais kewibawaan yang terlucuti. Merdeka atau mati sebagai slogan usang hanya ditujukan untuk penjajah yang kasat mata, namun entah bagaimana dengan yang tidak kasat mata. Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk melemahkan dan menjajah suatu negeri di era milenial ; 1.        Kaburkan sejarahnya 2.        Hancurkan bukti sejarah agar tidak bisa dibuktikan kebenarannya 3.        Putuskan hubungan mereka dengan leluhurnya, katakan bahwa leluhurnya itu bodoh dan primitif (Juri Lina, Swedia, 2004)

Bungur Pucung Sejenak

Gambar
Perjalanan panjang untuk mencapai Provinsi Banten ditempuh untuk memenuhi undangan saudara terdekat dalam wacana akad nikah, tak ingin terlewat khidmatnya prosesi tersebut maka kami berserta keluarga besar berangkat ke tempat tersebut. Provinsi DKI Jakarta memang berbatasan langsung dengan provinsi pemekaran dari Jawa Barat tersebut, bersyukur bahwa kenyataan menempuh perjalanan tersebut sudah dipermudah dengan akses toll yang dapat dikendarai dengan berpacunya mobil. Penulis pun familiar dengan perjalanan tersebut sebab jalan tersebut merupakan jalan yang penulis lewati menuju salah satu kampus di Ibukota Provinsi Banten tersebut.

Benar dalam perkataan maupun perbuatan

Saya bangga terlahir di negara ini dengan segala pesakitannya, negara ini merupakan negara yang besar dalam pandangan saya, bukan karena letak geografisnya yang membentang luas, bukan juga karena luasnya lautannya, tapi karena kesabaran dalam perjuangan, bersama dalam keberagaman, serta bergerak dalam satu tujuannya. Tentunya beragam generasi telas mengisi suka cita dan duka lara yang terjadi pada negeri ini. Beragam cerita tersaji secara matang dan siap untuk di santap apabila hati dan pikiran ini lapar untuk rasa ingin tau. Mungkin saat ini kita tidak bisa merasakan tajamnya bambu runcing yang mengusir para penjajah, dan mereka pun para pendahulu tak akan pernah pernah tau betapa canggihnya teknologi yang dapat merekayasa kesenangan yang semu. Segala perubahan tersebut tak terlepas dari sebuah regenerasi, yang kita artikan sebagai penerus bangsa.

Jadilah sebagian Individualis

Gambar
Have you ever hear about Individualism? Ya individualisme, sekelibat kata yang tidak asing buat gue dan lu yang udah hidup lebih dari miliaran detik lalu, sebuah kata yang datang dari pernyataan akan sikap tertentu. Apasih yang terbayang oleh lu ketika ada seseorang atau bahkan lu sendiri yang nyeletuk mengeluarkan kata tersebut? Mari kita kenal terlebih dahulu dengan makna individualis itu sendiri. Individualis merupakan suatu falsafah yang mempunyai pandangan moral atau sosial yang menekankan kepada kebebasan individu.

Tanya Dong!

Gambar
Malu bertanya sesat dijalan, begitulah bunyi sebuah ungkapan yang sering kita dengarkan bahkan pernah kita lontarkan sejak kecil hingga dewasa kini. Sadarkah kita bahwa ungkapan sederhana tersebut memiliki makna yang besar dan mendalam, ungkapan tersebut memiliki arti jika segan untuk bertanya berarti kita akan rugi karena kita tidak akan menemukan jalan keluar dari masalah yang kita hadapi. Pada belahan bumi sebelah mana terdapat seseorang yang rela untuk merugi? Pasti jawabannya adalah tidak ada, tidak ada seorangpun